Pada hari senin, 13 Juni 2022 dirayakan perayaan ekaristi Pesta Nama Santo Antonius Padua. Perayaan ekaristi ini diadakan pada pukul 17.30 WIB dipimpin oleh Rm. Fransiskus Pieter Dolle, SJ; Rm. Macarius Maharsono Probho, SJ; Rm. Nicolaus Devianto Fajar Trinugroho, SJ; dan Rm. Floribertus Hasto Rosariyanto, SJ.
Memiliki nama Ferdinand sewaktu kecil, ia lahir di Lisboa, Portugal pada tahun 1195 dan meninggal pada tanggal 13 Juni 1231 di Kota Padua saat berusia 36 tahun. Semasa hidupnya Santo Antonius dikenal sebagai pengkhotbah ulung. Ia pernah diutus ke afrika, prancis, italia, dan cicilia untuk berkhotbah sehingga banyak orang yang bertobat, kembali, dan mendekat kepada Tuhan. Ia juga dikenal sebagai dikenal perantara doa dan rahmat dari Tuhan, serta dipercaya sebagai perantara mukjizat untuk orang-orang yang sakit.

Bacaan pertama pada perayaan ekaristi ini diambil dari Yesaya 61:1-3a dan Bacaan Injil diambil dari Injil Lukas 10:1-9. Pada Perayaan Ekaristi Pesta Nama Santo Antonius Padua tahun ini disampaikan bahwa Santo Antonius adalah pribadi yang diutus untuk mewarta, berkhotbah, dan bersaksi. Pada injil kali ini Yesus mengutus 70 muridnya untuk mewartakan kabar gembira dengan cara yang sederhana. Pewartaan dinyatakan dalam tindakan dan perkataan yang memberikan damai serta ketentraman. Pewartaan yang disampaikan oleh murid-murid Kristus adalah Kabar Gembira bahwa Kerajaan Allah sudah Dekat.
Apabila direnungkan, sosok Santo Antonius melakukan pewartaannya seperti cara yang diajarkan oleh kristus. Ia membawa damai pada perutusannya dengan kesungguhannya sebagai Fransiskan. Ketika Santo Antonius dipercaya untuk mengajar para Fransiskan muda, Santo Antonius menjelaskan bahwa pewartaan akan semakin hidup dan nyata ketika tindakan berbicara dan terdapat keharmonisan antara kata dan karya dalam kehadiran sebagai utusan.

Dari sosok Santo Antonius Padua, kita diajak untuk meneladani pribadinya dalam menjalankan perutusan. Marilah kita jalankan perutusan Tuhan Yesus dengan membawa kedamaian dan kabar gembira melalui perkataan dan perbuataan kita sehari-hari.
Michelle Holly Raharjo