Jumat, 8 Agustus 2026 — Sebagai rangkaian kegiatan menyambut 100 tahun Gereja Kotabaru, Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru mengadakan Perayaan Ekaristi Jumat Pertama bersamaan dengan Novena Kedelapan. Ekaristi Jumat Pertama ini sekaligus menjadi momen penáhtaan relikui St. Petrus Claver, seorang imam Jesuit yang mengabdikan dirinya untuk menolong para budak yang ditangkap untuk diperjualbelikan.

Pengabdiannya kepada ribuan orang Afrika yang dikirim ke Cartagena selama hampir 40 tahun membuatnya dikenal sebagai “Rasul bagi para budak”. Pada akhirnya, St. Petrus Claver menjadi teladan pelayanan misioner yang berlandaskan solidaritas dan keadilan. Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru mengambil teladan St. Petrus Claver sebagai semangat untuk menggerakkan umat agar peduli, berbagi, dan mewartakan kasih Kristus melampaui batas sosial dan budaya.

Perayaan Ekaristi Jumat Pertama dipimpin oleh Rm. Martinus Dam Febrianto, SJ dengan konselebran Rm. Fajar, Rm. Agus, dan Rm. Hasto. Dalam homilinya, disampaikan bahwa St. Petrus Claver memulai pengabdiannya untuk peduli dan berbagi kepada sesama dari hal sederhana, yaitu obrolan dengan Bruder Alfonsus Rodriguez yang merupakan penjaga pintu kolese. Umat juga diajak untuk merefleksikan iman yang dihidupi melalui tindakan nyata, yaitu dengan keluar dari zona nyaman untuk menghidupi Ajaran Sosial Gereja yang dimulai oleh Paus Leo XIII. Sebagai penutup homili, Rm. Dam mengajak umat untuk peduli dan berbagi seturut kapasitas masing-masing, dimulai dari hal-hal kecil.

Melalui Perayaan Ekaristi Jumat Pertama yang diselenggarakan bersamaan dengan Novena Kedelapan ini, diharapkan Gereja bersama umat dapat mengembangkan sikap peduli dan berbagi kepada sesama melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kehidupan beriman tidak terbatas pada kata-kata atau ritual di seputar altar saja, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Marcella Averina