Hari Minggu, 6 Juni 2021 telah dilaksanakan Perayaan Ekaristi Hari Raya Tubuh dan Darah sekaligus penerimaan komuni pertama yang sempat tertunda cukup lama akibat adanya pandemi. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, sebanyak 22 peserta penerima komuni pertama dan satu peserta yang akan diterima penuh menjadi warga Gereja Katolik hadir bersama dengan orang tua/wali masing-masing. Sekitar pukul 08.45 WIB para peserta telah siap di gedung utama Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru.

Perayaan Ekaristi dimulai pukul 09.30 WIB, dan dipimpin oleh Rm. Macarius Maharsono Probho, SJ. Dalam homilinya, Rm. Mahar menyampaikan bahwa kata-kata yang diucapkan oleh Yesus ketika sedang memecah-mecahkan roti dan memberikan piala kepada para muridnya merupakan kata-kata yang sampai sekarang menjadi kekuatan bagi kita. Rm. Mahar juga mengatakan, “Tidak ada seorang nabi pun sebelum Yesus memakai kata-kata seperti ini. Tetapi juga tidak ada seorang pemimpin pun yang mengatakan yang sama sesudah Yesus. Maka misteri inilah yang tidak hanya kita rayakan, tetapi juga kita hidupi.”

Selesai homili, dilaksanakan pengucapan Syahadat Panjang untuk saudara kita yang akan menjadi umat Katolik. Kemudian Ekaristi dilanjutkan dan berjalan dengan khidmat, hingga tiba saatnya para peserta untuk menerima sakramen Ekaristi yang pertama. Dengan arahan para katekis, adik-adik maju ke depan altar dan diikuti oleh orang tua untuk menyambut tubuh Kristus dalam rupa hosti.

Sebelum berkat penutup, Rm. Mahar mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah menerima komuni pertama dan yang telah diterima penuh menjadi warga Katolik. Kiranya tubuh dan darah Kristus selalu menghidupi dan menyertai perjalanan adik-adik semua.

Cornelia Marissa