Berbeda dengan misa harian pada umumnya, umat Gereja Kotabaru tampak memenuhi gedung gereja bersiap merayakan ulang tahun Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru ke-99 pada Jumat, 26 September 2025. Diawali dengan misa secara konselebran oleh Rm. Andrianus Maradiyo, Pr, Rm. Nicolaus Devianto Fajar Trinugroho, SJ, Rm. Yohanes Agus Setiyono, SJ, Rm. Floribertus Hasto Rosariyanto, SJ, Rm. Vincentius Doni Erlangga, SJ, dan Rm. Cyprianus Kuntoro Adi, SJ.

 

Dibuka dengan iringan lagu pembuka dan tarian, misa berlangsung dengan khusyuk dan khidmat. Rm. Maradiyo, dalam homilinya, mengajak umat mengenang kembali perjalanan Gereja Kotabaru hingga menjadi Gereja terbuka dan inklusif yang umum dikenal saat ini. 

Sebelum berkat penutup, pemberkatan Taman Doa Maria Concordia dilakukan. Taman Doa diberkati oleh Rm. Maradiyo dan didampingi para romo lainnya. Acara berlanjut dengan launching logo dan maskot HUT ke-100 Gereja Kotabaru. Rm. Agus, Rm. Fajar dan Rm. Kuntoro bersama-sama menggunting pita, membuat kain yang menutupi logo dan maskot langsung terbuka. Logo dan maskot yang ada pun juga diberkati oleh Rm. Maradiyo.

Seusai perayaan Ekaristi selesai, romo dan para umat berpindah di halaman Gereja untuk melanjutkan acara dengan pesta umat yang dibuka dengan pemotongan tumpeng nasi kuning. Rm. Maradiyo memotong tumpeng dan memberikan secara simbolis kepada Rm. Fajar dan Rm. Agus. Dalam pesta umat ini turut diadakan penyerahan hadiah bagi para pemenang sayembara, serta peluncuran jingle HUT ke-100 Gereja Kotabaru yang dimeriahkan dengan flashmob dari kakak-kakak PIA.

 

Suasana hangat dan penuh sukacita mencerminkan harmonisasi umat Kotabaru. Momen ini menjadi pembuka kesiapan Kotabaru menyongsong usia ke-100. Setelah melewati berbagai sejarah dan proses, sejalan dengan prinsip Gereja yang terbuka, semoga Gereja Kotabaru senantiasa menjadi rumah bagi siapa pun yang membutuhkan tempat untuk pulang.

Selamat ulang tahun bagi Gereja Kotabaru!

Emanuella Gracia & Jessica Juliani