Dalam Perayaan Ekaristi Pesta Santo Antonius Padua yang berlangsung pada Jumat, 13 Juni 2025, Romo Vincentius Doni Erlangga Setiawan, SJ mengajak umat untuk meneladani semangat hidup dan kerasulan Santo Antonius, seorang pewarta Injil yang dikenal karena kerendahan hati dan belas kasihnya terhadap sesama.

Romo Doni menekankan bahwa Santo Antonius tidak hanya dikenal sebagai “santo pencari barang hilang”, tetapi terlebih sebagai seorang pengkhotbah besar yang penuh kuasa, yang hidupnya sepenuhnya dipersembahkan untuk Kristus dan kaum miskin. Dalam homilinya, Romo menyampaikan bahwa Santo Antonius mewartakan Injil bukan dengan kemarahan, tetapi dengan kelembutan dan cinta yang radikal.
“Santo Antonius menjadi saksi nyata bahwa kekudusan tidak lahir dari kecerdasan semata, tetapi dari hati yang terbuka terhadap karya Roh Kudus,” ujar Romo Doni.

Beliau juga menggarisbawahi pentingnya hidup doa dan keheningan batin di tengah dunia yang semakin bising.

“Jika kita ingin sungguh menjadi murid Kristus, kita harus belajar diam di hadapan Tuhan dan mendengarkan-Nya, seperti Santo Antonius yang senantiasa mencari wajah Allah dalam doa dan pelayanan,” lanjutnya.
Melalui homili ini, Romo Doni mengajak seluruh umat untuk menjadi pewarta kasih dan kebenaran di tengah masyarakat, dengan semangat rendah hati dan penuh cinta seperti yang diteladankan oleh Santo Antonius.
Natan Umbas