Kongregasi Suster Amalkasih Darah Mulia (ADM) menggelar Perayaan Ekaristi Pesta Darah Mulia Yesus Kristus pada Selasa, 1 Juli 2025, pukul 10.00 WIB di Gereja St. Antonius Padua Kotabaru. Perayaan ini menjadi momen istimewa yang dirayakan dengan penuh syukur dan kekhusyukan, karena bertepatan dengan beberapa tonggak penting dalam hidup membiara para suster ADM.

Dalam perayaan tersebut, satu suster memperingati 25 tahun hidup bakti, dua suster memperingati 50 tahun hidup bakti, empat suster mengikrarkan kaul kekal, dan lima suster mengikrarkan kaul sementara, di hadapan Romo Adrianus Maradiyo, Pr, selebran utama dalam perayaan tersebut. Perayaan ini mengusung tema: “Syukur atas Rahmat Penebusan dalam Ziarah Hidupku”, sebagai bentuk refleksi atas perjalanan iman dan kesetiaan para suster dalam menghayati panggilan hidup religius.

Perayaan Ekaristi dihadiri oleh para suster ADM, para imam, keluarga, serta umat yang turut mendukung perjalanan panggilan hidup bakti ini. Dalam homili, Romo Martosudjito menegaskan bahwa para suster diutus bukan hanya untuk berkarya dengan tekun dan setia, tetapi juga untuk menjadi saksi nyata buah penebusan Kristus, yang dihidupi melalui kasih, pengampunan, dan pelayanan tanpa pamrih.

Setelah homili, dilangsungkan pengikraran kaul sementara, kaul kekal, serta pembaruan kaul bagi para suster yang memperingati ulang tahun hidup bakti. Berikut daftar para suster yang terlibat:
- 50 Tahun Hidup Bakti: Sr. Marietta, ADM, Sr. Assumpta, ADM
- 25 Tahun Hidup Bakti: Sr. Evarista, ADM
- Kaul Kekal: Sr. Maristella, ADM, Sr. Nobertine, ADM, Sr. Egidia, ADM, Sr. Eufrasia, ADM
- Kaul Sementara: Sr. Skolastika, ADM, Sr. Chrisiana, ADM, Sr. Margaretha, ADM, Sr. Roswita, ADM, Sr. Magdalena, ADM
Pengikraran kaul kekal dan sementara menjadi simbol kesetiaan dan pengabdian yang penuh harapan. Para suster mempersembahkan seluruh hidup mereka sebagai ungkapan syukur atas rahmat panggilan yang telah mereka terima. Dalam keseharian, para suster ADM terus menghadirkan rahmat penebusan Kristus melalui pelayanan yang setia meski penuh tantangan.
Mereka percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai, melindungi, dan mencintai di tengah perjuangan. Dari keyakinan inilah mereka terus dikuatkan untuk mengasihi dan melayani dengan hati yang penuh syukur.
Anastasia Ariyani & Jessica Juliani