Dengan suasana hangat dan penuh sukacita, Gereja St. Antonius Padua Kotabaru menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Penyegaran Janji Perkawinan yang dipimpin oleh Rm. Agus, SJ pada Minggu (28/9). Sebanyak tiga pasangan memperbarui janji suci perkawinan mereka di hadapan Tuhan dan umat.

Dalam homilinya, Rm. Agus, SJ menekankan pentingnya hidup beriman yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama. Iman ini dapat tumbuh dalam komunitas yang sehat, termasuk dalam keluarga, karena dari sanalah lahir pribadi yang baik lewat keteladanan, kesetiaan, dan komitmen.

Kesempatan tersebut juga menjadi momen berbagi pengalaman bagi pasangan suami istri yang memperbarui janji perkawinan, salah satunya Bapak Yulius dan Ibu Yulita. Bapak Yulius menuturkan bahwa selama membina rumah tangga, mereka berpegang pada prinsip “3K” yakni kesetiaan, keterbukaan, dan kasih. Tiga hal tersebut selalu mereka upayakan untuk menjaga keutuhan rumah tangga hingga kelak dapat mencapai kehidupan kekal di surga.

Prosesi penyegaran janji perkawinan dilaksanakan di depan altar. Dengan lilin menyala di tangan, para pasangan secara bergantian mengucapkan kembali janji perkawinan mereka, sebagai simbol kesetiaan dan cinta kasih yang terus diperbarui. Prosesi ditutup dengan percikan air suci dan penerimaan berkat. Kemudian, mereka memberikan salam hormat kepada umat sebagai ungkapan syukur atas kasih Tuhan yang senantiasa menyertai dan menguduskan pernikahan mereka.

Melalui perayaan ini, umat diingatkan kembali bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam mewariskan iman, kasih, serta komitmen untuk saling menopang dalam suka maupun duka.
Anastasia Ariyani