Pada hari Rabu, 1 Januari 2025, Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Maria Bunda Allah sekaligus misa menyambut awal tahun baru 2025. Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Nicholaus Devianto Fajar Trinugroho SJ, Rm. Vincentius Doni Erlangga Satriawan, SJ, dan Rm. Floribertus Hasto Rosariyanto, SJ ini berlangsung cukup meriah dengan tim koor yang sangat bersemangat dalam membawakan setiap lagu syukur dan pujian Gereja. 

Dalam homili yang dibawakan oleh Rm. Nicholaus Devianto Fajar Trinugroho SJ, Romo mengajak umat yang hadir untuk merefleksikan semua tindakan, perbuatan, dan tingkah laku yang telah kita lakukan sepanjang tahun 2024 lalu. Romo mengingatkan para umat untuk menjadikan semua yang telah berlalu di tahun 2024 – baik pengalaman menyenangkan, menyedihkan, hingga pengalaman yang menyakitkan sekalipun – sebagai pelajaran yang berharga bagi kita semua untuk bisa melangkah menjadi manusia yang lebih baik di tahun 2025. Romo mengambil contoh teladan Bunda Maria yang hanyalah seorang perawan biasa namun dipilih oleh Allah untuk menjadi Ibu dari Yesus Kristus. Karena Iman dan Kepercayaan yang besar kepada Allah, Bunda Maria berani mengambil tugas perutusan Allah itu meski tahu akan ada banyak halangan, keraguan, sentimen negatif dari masyarakat hingga ketakutan yang akan datang menerpanya. Tapi, Bunda Maria menunjukkan bahwa imannya akan Allah adalah murni dan tidak tergoyahkan oleh apapun yang menerpanya. Oleh sebab itu, Bunda maria tidak hanya menjadi Bunda Kristus, melainkan juga Bunda Allah karena imannya yang besar.

Setelah Perayaan Ekaristi, Romo mengajak para umat untuk bersama sama menyambut awal tahun baru 2025 ini dengan menyantap makanan bersama-sama di halaman pastoran lama. Selain menjadi santapan jasmani, acara open house sederhana ini juga diharapkan menjadi sarana bagi umat dalam mengenal, bersosialisasi, serta menumbuhkan ikatan antar umat dan tentunya Gereja.

Aji Gersom Diliadi