Mengawali bulan Juni, Gereja St. Antonius Padua Kotabaru menggelar Perayaan Ekaristi Kaum Muda Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus pada Sabtu (6/6/2026). Perayaan yang dihadiri oleh remaja dan kaum muda ini mengangkat tema “Sraddha Isvara”, yang mengajak umat untuk merenungkan proses penyembuhan diri dalam terang kasih Allah. Perayaan Ekaristi kali ini dipersiapkan oleh siswi-siswi SMA Stella Duce 1 Yogyakarta yang berkolaborasi dengan OMK Gereja St. Antonius Padua Kotabaru dalam berbagai tugas pelayanan. Melalui homili dan simbolisasi yang disampaikan, umat diajak menyadari bahwa luka, kegagalan, dan kerapuhan bukanlah akhir dari perjalanan hidup, melainkan bagian dari proses yang dapat membentuk pribadi menjadi lebih kuat dan bermakna.

Pesan tersebut digambarkan melalui analogi selembar kertas yang rusak, digunting, dan ditusuk, namun tetap dapat diolah menjadi karya seni yang indah. Proses penyembuhan sering kali tidak mudah dan tidak dapat dijalani seorang diri. Dalam perjalanan hidup, setiap orang membutuhkan kehadiran serta dukungan dari sesama yang mampu menjadi sarana kasih Allah untuk menguatkan, mendampingi, dan membantu memulihkan luka-luka yang dimiliki.

Selain itu, umat juga diajak merefleksikan bacaan Kitab Suci yang menegaskan penyertaan Allah dalam kehidupan manusia. Pada bacaan pertama, Allah digambarkan setia menyertai bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun di tengah berbagai kesulitan dan tantangan. Sementara itu, melalui bacaan kedua dan Injil, umat diingatkan bahwa Tubuh dan Darah Kristus merupakan tanda kasih Allah yang memberi kekuatan dan kesembuhan, bahkan ketika manusia merasa lemah dan tidak berdaya. Melalui kehadiran Tuhan dalam hidup, luka memang tidak serta-merta hilang, tetapi kerapuhan tersebut dapat diubah menjadi sesuatu yang indah dan bermakna.