Suasana khas Tahun Baru Imlek terasa di Gereja St. Antonius Padua Kotabaru, Yogyakarta, saat umat Katolik mengikuti misa dengan nuansa budaya Tionghoa. Misa ini sekaligus merayakan Hari Yesus Dipersembahkan dalam Bait Allah dan berlangsung dengan khidmat serta meriah.  

Perayaan dimulai pukul 09.00 WIB dengan prosesi perarakan menuju pintu utama gereja. Dalam prosesi ini, barongsai turut mengiringi para petugas liturgi, menambah kekhusyukan sekaligus menghadirkan atmosfer khas Imlek. Setelah prosesi, misa dilaksanakan seperti biasa, tetapi dengan aransemen lagu-lagu misa yang diberi sentuhan budaya Tionghoa. Hal ini menciptakan suasana unik dan berkesan bagi umat yang hadir.  

Setelah misa, kemeriahan berlanjut dengan pertunjukan barongsai di sayap utara gereja. Atraksi ini menjadi simbol sukacita dan harapan akan keberkahan di tahun yang baru, sekaligus menegaskan semangat kebersamaan serta penghormatan terhadap keberagaman budaya dalam kehidupan beriman.  

Misa bernuansa Imlek ini tidak hanya menjadi momen perayaan iman, tetapi juga mencerminkan harmoni antara tradisi dan kebersamaan. Perayaan ini menunjukkan bahwa Gereja Katolik senantiasa terbuka terhadap kekayaan budaya dalam semangat persaudaraan.  

 

Glenn Timothy