Perayaan Malam Paskah di Gereja St. Antonius Padua Kotabaru pada Sabtu, 19 April 2025, berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh sukacita. Tiga kali Perayaan Ekaristi diselenggarakan untuk mengakomodasi antusias umat yang ingin merayakan kebangkitan Tuhan dalam liturgi paling agung sepanjang tahun liturgi.

Umat mulai berdatangan sejak siang hari untuk mengikuti perayaan yang diawali dengan Upacara Cahaya, sebuah momen sakral di mana lilin Paskah dinyalakan dari api baru. Cahaya lilin kemudian dibagikan dan dinyalakan oleh seluruh umat, menerangi gereja yang semula redup.

Dalam perayaan Ekaristi kedua, Romo Ernest mengajak umat untuk melanjutkan peziarahan hidup dengan semangat baru, mengikuti Kristus yang telah bangkit. Ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus telah menghadirkan hati yang baru, hati yang hidup oleh kasih dan harapan. Umat pun diajak untuk tidak menyimpan rahmat kebangkitan itu hanya untuk diri sendiri, tetapi juga membagikannya kepada sesama sebagai wujud nyata kasih Allah di tengah dunia.

Sementara itu, perayaan Ekaristi Kaum Muda (EKM) yang menjadi penutup Malam Paskah menghadirkan suasana hangat dan menyentuh. Dalam homilinya, Diakon Adit mengajak umat menyanyikan lagu Fix You. Lagu ini menjadi pengantar reflektif bahwa kebangkitan Kristus adalah undangan untuk membuka diri terhadap kasih Allah yang memperbarui dan memperbaiki kehidupan manusia. Kaum muda secara khusus diajak menjadi pembawa terang dan harapan, meneladani Kristus yang telah menang atas maut.

Dengan rangkaian tiga perayaan yang mendalam, Malam Paskah di Gereja Kotabaru menjadi perwujudan nyata dari perjalanan iman: dari kegelapan menuju terang, dari kematian menuju kehidupan baru. Sebuah malam penuh rahmat, yang membangkitkan harapan dan meneguhkan semangat umat untuk menjadi saksi kebangkitan di dunia yang membutuhkan terang kasih Tuhan.

Selamat Paskah!

Jessica Juliani