Pada hari Minggu, 2 Juni 2024, umat Katolik memperingati Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus yang juga dikenal sebagai Corpus Christi. Hari raya ini merupakan salah satu perayaan penting dalam kalender liturgi Gereja Katolik, yang menekankan pentingnya Sakramen Ekaristi.

Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru turut menggelar Misa suci Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus sekaligus menyambut hangat 37 anak penerima Komuni Pertama. Penerimaan Komuni Pertama merupakan momen bersejarah dalam kehidupan seorang Katolik, di mana mereka untuk pertama kalinya menerima Tubuh dan Darah Kristus. Para penerima Komuni Pertama telah melalui pendidikan dan pembinaan agama yang mendalam dan akhirnya siap untuk menerima Yesus Kristus seutuhnya ke dalam diri mereka.

Misa dipimpin oleh Rm. Macarius Maharsono Probho, SJ, yang dalam homilinya mengajak para penerima Komuni Pertama dan seluruh umat untuk mengingat tiga hal penting dalam hidup sebagai umat Katolik. 

Perbuatan Besar Yesus Kristus

Hal pertama yang ditekankan oleh Rm. Macarius adalah perbuatan besar yang telah dilakukan Yesus Kristus bagi para murid-Nya. Ia mengingatkan bahwa tindakan Yesus, yang memberikan diri-Nya melalui pengorbanan di kayu salib, merupakan tindakan Allah sendiri. Melalui perbuatan ini, Yesus membawa keselamatan dan memungkinkan umat manusia untuk hidup dalam damai dan cinta kasih.

Tanggapan Para Murid

Hal penting kedua yang disampaikan adalah bahwa semua bentuk perayaan yang dijalani umat Katolik merupakan tanggapan atau jawaban para murid terhadap perbuatan besar Yesus Kristus. Dengan berpartisipasi dalam perayaan Ekaristi dan berbagai ibadah lainnya, umat menunjukkan rasa syukur dan penghormatan mereka atas pengorbanan Yesus yang telah menebus dosa semua manusia.

Panggilan untuk Menerima Yesus Kristus

 

Hal ketiga yang diingatkan adalah panggilan untuk menerima Tubuh dan Darah Yesus Kristus di dalam diri. Rm. Macarius menekankan bahwa menerima Yesus dalam Ekaristi berarti menerima transformasi yang diperbuat oleh Roh Allah sendiri. Dengan demikian, umat diundang untuk terus merenungkan dan menghargai kehadiran Kristus dalam hidup mereka sehari-hari.

Perayaan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para penerima Komuni Pertama, tetapi juga bagi seluruh umat yang hadir. Melalui peringatan ini, umat diajak untuk mengenang kembali penerimaan tulus mereka terhadap Tuhan dan memperbarui komitmen mereka untuk hidup dalam kasih dan pelayanan.

Selain itu, harapan lain dari peringatan ini adalah agar para penerima Komuni Pertama dapat belajar dan tumbuh dengan semangat Roh Kudus yang ada di dalam diri mereka. Dengan bimbingan dari orang tua dan komunitas gereja, mereka diharapkan dapat menjadi generasi muda yang teguh dalam iman dan cinta kasih Kristiani.