Kotabaru Digital Service mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti Pelatihan Akbar Menulis Skrip dan Videografi yang diselenggarakan oleh Komsos Kevikepan Jogja Timur. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu–Minggu, 12–13 Juli 2025, bertempat di Wisma Salam, Magelang. Fokus utama pelatihan ini adalah membangun kerangka berpikir kreatif dan komunikatif dalam proses pembuatan film sebagai sarana pewartaan Gereja. Diskusi dan dinamika kelompok menjadi bagian penting dalam menggali cara menyampaikan pesan iman melalui karya visual.

Selama dua hari proses dinamika yang berlangsung, para perwakilan Gereja tidak hanya diajak merenungkan makna dan pelaksanaan pewartaan, tetapi juga didampingi secara langsung oleh Benedicta Ike Wilawaty, katekis dari Paroki Pangkalan, dan Wahyu Mika, film director dan script writer. Benedicta menekankan pentingnya membagikan harapan dengan lemah lembut, sesuai dengan pesan 1 Petrus 3:15–16, serta mengingatkan bahwa pewartaan harus selalu berakar pada ajaran Gereja, termasuk melalui dokumen resmi seperti ensiklik. Sementara itu, Wahyu Mika menegaskan peran film sebagai media yang sederhana namun kuat untuk menyentuh hati, menyampaikan nilai, dan menumbuhkan harapan dalam pewartaan Gereja. Melalui pendampingan keduanya, peserta dibimbing membangun kerangka berpikir kreatif dan komunikatif dalam menciptakan film sebagai sarana pewartaan.

Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat di Kapel Bundar Wisma Salam. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Kristoforus Rhesa Alen Pramudita, Pr., yang membimbing umat dalam doa dan refleksi, menguatkan semangat pelayanan dan pewartaan di tengah para peserta pelatihan. Suasana penuh syukur dan kebersamaan menjadi penutup yang bermakna bagi rangkaian pelatihan ini.

Akhirnya, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua peserta. Momen berbagi pikiran, pengalaman, serta mempererat relasi antar pelaku Komsos dari berbagai paroki menjadi kekayaan tersendiri yang sangat berharga. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan kembali di masa depan, dengan menghadirkan tema dan metode yang semakin menarik dan relevan, agar semangat pewartaan melalui media kreatif terus tumbuh dan berkembang di tengah Gereja.

Adelia Leoni Putri Cahyani