Minggu, 5 Oktober 2025 — Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru bersama PIA Kotabaru menyelenggarakan Ekaristi Anak dengan tema “Bersama Yesus Aku Bisa.” Misa yang dipimpin oleh Rm. Agus, SJ ini berlangsung meriah dan menghadirkan suasana hangat bagi anak-anak.

Sebelum Ekaristi dimulai, umat disuguhkan tarian Pitik dari anak-anak SD Kanisius Notoyudan. Dibarengi alunan gamelan, anak-anak yang telah siap dengan kostum tradisional menari dengan penuh semangat dan percaya diri di depan altar.

Sebelum homili, anak-anak menampilkan drama tentang biji sesawi dan cita-cita mereka. Iman kita diibaratkan seperti biji sesawi yang sangat kecil, tampak lemah dan tidak berarti. Namun, apabila kita percaya kepada Tuhan Yesus, biji sesawi yang kecil itu akan tumbuh menjadi pohon yang besar — demikian pula dengan iman kita. Ketika kita melibatkan dan berjalan bersama Tuhan Yesus, cita-cita yang tinggi dan tampak mustahil pun dapat tercapai karena pertolongan-Nya.

Dalam homili, Rm. Agus bersama Suster Ariani memanggil anak-anak maju ke depan altar untuk melihat apakah mereka sudah lancar berdoa. Rm. Agus dan Suster Ariani menekankan pentingnya doa sebagai satu-satunya cara bagi anak-anak untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Mulai dari doa Salam Maria, Bapa Kami, hingga Aku Percaya (Syahadat) — ketiga doa tersebut bila dirangkai akan membentuk Doa Rosario.

Berhubung bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Rosario, Rm. Agus dan Sr. Ariani berpesan agar anak-anak rajin berdoa Rosario, supaya mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani hidup karena selalu ada Tuhan yang menyertai mereka.

Melalui Ekaristi Anak ini, Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru berharap anak-anak memiliki kehidupan yang tidak hanya sukses, tetapi juga selalu mengandalkan Tuhan Yesus yang mendampingi mereka dalam proses mencapai cita-cita dan menjalani hidup. Harapannya, iman anak-anak dapat tumbuh besar layaknya pohon yang kuat — hasil dari biji sesawi kecil yang dirawat dengan sepenuh hati.

Aji Diliadi