Yogyakarta – Minggu, 10 November 2024, Gereja St. Antonius Padua Kotabaru menjadi saksi khidmatnya Perayaan Ekaristi Kaum Muda (EKM) yang digelar untuk memperingati Hari Pahlawan. Dengan tema “Men & Women 4 Others”, misa ini dihadiri oleh ratusan umat dari segala usia terutama kaum muda yang antusias untuk memperdalam semangat pengabdian bagi sesama.

Misa dimulai pukul 18.30 WIB dan dipimpin oleh Romo Vincentius Doni Erlangga Satriawan, SJ. Sebelum perarakan dimulai, suasana sakral semakin terasa dengan pembacaan puisi yang mengangkat tema perjuangan dan pelayanan. Puisi ini tidak hanya menjadi pembuka yang menggugah, tetapi juga mengingatkan umat akan nilai-nilai pengorbanan para pahlawan yang relevan dengan kehidupan saat ini.

Bacaan Injil yang diambil dari Markus 12:38-44 menjadi dasar perenungan dalam misa kali ini. Dalam Injil tersebut, Yesus mengajarkan nilai keikhlasan melalui kisah seorang janda miskin yang memberikan persembahan kecil, tetapi dengan hati yang tulus.

 

Pada bagian homili, ditampilkan sebuah video singkat yang menunjukkan kegiatan para volunteer muda di daerah Pingit, Yogyakarta. Video tersebut menyorot upaya kaum muda dalam memberikan pendidikan dan perhatian kepada anak-anak dari berbagai latar belakang sosial dan tingkat pendidikan. Homili dilanjutkan dengan sharing pengalaman dari dua volunteer yang terlibat dalam kegiatan pelayanan di Pingit yaitu Mas Andan dan Mbak Roberta.

Mas Andan membagikan cerita mengenai tantangan yang dihadapi saat mengajar anak-anak dengan tingkat pendidikan yang beragam. Ia mengungkapkan bahwa menjadi seorang relawan tidak selalu mudah, terutama ketika harus menyesuaikan metode pengajaran untuk anak-anak yang memiliki kebutuhan berbeda. Awalnya Ia merasa ragu, tetapi Ia percaya bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan bisa memberikan perubahan besar bagi mereka.

Mbak Roberta juga turut membagikan pengalamannya sebagai seorang dokter muda yang sedang menempuh pendidikan spesialis, Ia berbagi tentang bagaimana Ia tetap meluangkan waktu untuk terlibat aktif dalam pelayanan masyarakat. Sebelumnya, Mbak Roberta menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran dan merasa terpanggil untuk mengabdikan dirinya bagi mereka yang membutuhkan.

Kisah inspiratif dari kedua volunteer tersebut menjadi refleksi nyata dari tema misa, yaitu “Men & Women 4 Others”. Mereka menunjukkan bahwa menjadi pahlawan di era modern bukan hanya tentang melakukan hal-hal besar, tetapi juga tentang keberanian untuk melayani di tengah keterbatasan dan tantangan.

Misa ditutup dengan doa dan pesan dari Romo yang mengajak kaum muda untuk terus memupuk semangat pelayanan di dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi pahlawan bagi sesama, terlepas dari profesi atau latar belakang mereka.

Perayaan EKM kali ini menjadi momen istimewa bagi kaum muda di Gereja St. Antonius Padua Kotabaru. Tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan bangsa, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya peran kaum muda dalam membawa perubahan positif di masyarakat. Melalui kisah inspiratif dan pesan reflektif, diharapkan semangat “melayani sesama” akan terus menyala di dalam hati para umat.

Agustina Permata