Blog

Renungan Adven IV 2019

Renungan Adven IV 2019

PERMENUNGAN MINGGU ADVEN KEEMPAT

Bacaan

Yes.7:10-14; Mzm. 23; Rom.1:1-7; Mat.1:18-24.

Disposisi batin

Aku membayangkan diriku sedang berdiri dengan rendah hati di hadapan Tuhan yang mengasihiku.

Rahmat yang dimohon

Aku memohon rahmat kedekatan dengan Yesus dalam perjalanan dan pelayanan-Nya.

Saran: UAP 4

Menunjukkan jalan kepada Allah lewat Latihan Rohani dan diskresi.

Bacaan-bacaan dalam minggu adven ini berkisah tentang kelahiran seorang putra, Immanuel. Immanuel berarti Allah menyertai kita. Putra itu adalah Yesus Kristus yang menebus dosa manusia. Lewat bacaan-bacaan ini, kita diajak untuk merenungkan misteri inkarnasi, yaitu bagaimana Allah menjelma menjadi manusia. Allah hadir menyertai kita, manusia.

Apa artinya Allah beserta kita? Allah selalu ada dan hadir di antara ciptaan-Nya. Santo Ignatius Loyola menggambarkan Allah yang aktif dalam dunia ini. Allah tinggal dalam ciptaan-Nya sehingga ciptaan itu memiliki ada, berdaya tumbuh, berdaya rasa, dan berakal (Latihan Rohani no. 235). Allah bekerja dan berkarya untuk kita dalam segala ciptaan di seluruh bumi (Latihan Rohani no. 236). Allah mengalirkan berkat dan anugerah kepada kita, manusia (Latihan Rohani no. 237).

Konsekuensinya, Tuhan kita adalah Tuhan yang dekat dan menyertai kita. Kita diajak untuk menyadari kehadiran-Nya sehingga merasa dikuatkan untuk menghadapi kenyataan. Dengan kesadaran akan kehadiran Tuhan, kita diajak pula untuk menjadi pewarta Kabar Gembira Allah.

Refleksi

Aku lihat kembali tempat kerja, tempat pelayanan, dan negaraku sebagai tempat Yesus Kristus berkarya. Apakah aku merasakan penyertaan Tuhan di tempat-tempat itu?

Percakapan dengan Tuhan

 Kita ceritakan kepada Tuhan bagaimana aku merasa disapa oleh-Nya. Kita sampaikan pula niat kita sebagai pewarta untuk selanjutnya.

Please follow and like us:
error0
Tweet 20
fb-share-icon20

Leave a comment